Teknologi cloud storage atau penyimpanan data berbasis cloud terus berkembang sangat cepat. Saat ini, banyak perusahaan besar mulai memindahkan data dan aplikasi mereka ke cloud agar lebih fleksibel, aman, dan mudah dikelola.
Salah satu perusahaan yang aktif mengembangkan solusi cloud storage enterprise adalah NetApp. Dalam beberapa bulan terakhir, NetApp menghadirkan berbagai pembaruan penting untuk layanan cloud di platform besar seperti Amazon Web Services, Microsoft Azure, dan Google Cloud.
Pembaruan ini membantu perusahaan menjalankan aplikasi modern, AI, analisis data, hingga virtualisasi dengan lebih cepat dan efisien.
Berikut penjelasan sederhananya untuk pemula.
Apa Itu Enterprise Cloud Storage?
Sebelum masuk lebih jauh, mari pahami dulu pengertiannya.
Enterprise cloud storage adalah layanan penyimpanan data di cloud yang dirancang khusus untuk kebutuhan perusahaan besar. Sistem ini memungkinkan perusahaan menyimpan, mengelola, dan mengakses data dari mana saja tanpa harus bergantung sepenuhnya pada server fisik di kantor.
Keuntungan utama cloud storage antara lain:
-
Data lebih aman
-
Mudah diperbesar kapasitasnya
-
Bisa diakses dari berbagai lokasi
-
Mendukung backup dan recovery
-
Cocok untuk AI dan analisis data besar
Karena itulah banyak perusahaan mulai beralih ke cloud.
1. Amazon FSx for NetApp ONTAP Kini Mendukung S3 Access Points
Pada acara AWS re
, Amazon memperkenalkan fitur baru bernama S3 Access Points untuk Amazon FSx for NetApp ONTAP.
Fitur ini mempermudah perusahaan menghubungkan data mereka dengan layanan AI dan analisis milik AWS seperti:
-
Athena
-
SageMaker
-
QuickSight
-
OpenSearch
Sebelumnya, perusahaan sering harus memindahkan data secara manual atau membuat banyak salinan data agar bisa dipakai untuk AI dan analitik.
Sekarang proses itu menjadi jauh lebih mudah.
Keuntungan fitur ini:
-
Tidak perlu memindahkan data besar-besaran
-
Mengurangi duplikasi data
-
Mempercepat proses analisis
-
Mendukung AI dan machine learning
-
Tetap menggunakan sistem lama tanpa gangguan
Fitur ini sangat membantu industri seperti:
-
Kesehatan
-
Keuangan
-
Otomotif
-
Media
-
Gaming
Dengan akses data yang lebih cepat, perusahaan bisa mengambil keputusan lebih cepat juga.
2. Azure NetApp Files Mendukung Virtualisasi Enterprise
Menjelang acara Microsoft Ignite, Azure NetApp Files mengumumkan dukungan untuk virtualisasi di Red Hat OpenShift.
Dalam bahasa sederhana, fitur ini memungkinkan perusahaan menjalankan:
-
Virtual machine (VM)
-
Aplikasi container
-
Sistem cloud modern
dalam satu platform yang sama.
Teknologi ini membantu perusahaan yang masih memakai sistem lama tetapi ingin mulai beralih ke cloud secara bertahap.
Beberapa keunggulannya:
-
Performa tinggi
-
Latensi sangat rendah
-
Data tetap aman
-
VM bisa dipindahkan tanpa gangguan
-
Mendukung Kubernetes dan OpenShift
Artinya perusahaan tidak perlu langsung mengganti semua sistem lama mereka. Migrasi ke cloud bisa dilakukan perlahan dengan risiko lebih kecil.
3. Google Cloud NetApp Volumes Kini Mendukung Block Storage Enterprise
Pada acara NetApp INSIGHT 2025, Google Cloud NetApp Volumes memperkenalkan dukungan untuk iSCSI block storage.
Fitur ini penting untuk aplikasi enterprise yang membutuhkan performa sangat tinggi, seperti:
-
Database besar
-
Analisis data real-time
-
Virtual desktop
-
Sistem bisnis penting
Dengan teknologi ini, perusahaan bisa memindahkan workload SAN ke cloud dengan lebih mudah.
Keunggulan utamanya:
-
Performa sangat cepat
-
Latensi rendah
-
Bisa diskalakan sesuai kebutuhan
-
Mendukung Snapshot backup
-
Mendukung replikasi antar wilayah
Selain mendukung NFS dan SMB, sekarang Google Cloud NetApp Volumes juga mendukung block storage sehingga perusahaan punya pilihan yang lebih lengkap.
4. NetApp Workload Factory Kini Lebih Pintar dengan AI
NetApp juga memperbarui Workload Factory untuk FSx for ONTAP dengan teknologi AI.
Salah satu fitur menariknya adalah Agentic AI Analyzer.
Fitur ini membantu tim IT:
-
Mendeteksi masalah lebih cepat
-
Menganalisis penyebab gangguan
-
Memberikan rekomendasi otomatis
-
Mengurangi downtime
Biasanya tim IT harus memeriksa masalah jaringan atau storage secara manual. Dengan AI, proses ini menjadi lebih otomatis dan lebih cepat.
Ada juga fitur tambahan seperti:
-
Integrasi GitHub Copilot
-
Otomatisasi database Oracle
-
Optimasi VMware di AWS
-
Intelligent caching
Semua ini bertujuan membuat pengelolaan cloud storage menjadi lebih efisien.
5. Cloud Volumes ONTAP di Azure Kini Lebih Cepat dan Aman
Cloud Volumes ONTAP untuk Azure juga mendapat peningkatan penting.
Pembaruan terbaru menghadirkan:
-
Performa block storage lebih cepat
-
Latensi lebih rendah
-
Dukungan VM terbaru
-
Enkripsi jaringan Azure
Teknologi ini sangat cocok untuk aplikasi enterprise yang membutuhkan performa tinggi dan keamanan maksimal.
Selain meningkatkan kecepatan, fitur keamanan baru membantu perusahaan memenuhi standar compliance dan perlindungan data.
Kesimpulan
Perkembangan cloud storage enterprise saat ini semakin fokus pada:
-
AI dan machine learning
-
Performa tinggi
-
Keamanan data
-
Fleksibilitas hybrid cloud
-
Otomatisasi dengan AI
Melalui berbagai pembaruan di AWS, Azure, dan Google Cloud, NetApp membantu perusahaan modern mengelola data dengan lebih cepat, aman, dan efisien.
Bagi perusahaan yang sedang melakukan transformasi digital, teknologi cloud storage modern seperti ini sangat penting untuk mendukung:
-
Analisis data
-
AI
-
Backup
-
Virtualisasi
-
Operasional bisnis harian
Ke depannya, cloud storage bukan lagi sekadar tempat menyimpan data, tetapi akan menjadi fondasi utama untuk menjalankan teknologi masa depan seperti AI, otomatisasi, dan smart analytics.
netapp Indonesia merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi netapp.
Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.
