Data center adalah jantung dari sistem IT modern. Namun, membangun data center yang efisien, fleksibel, dan siap menghadapi perkembangan teknologi bukanlah hal mudah. Pengalaman NetApp dalam membangun data center di Hillsboro bisa menjadi contoh menarik.
Kunjungan Pelanggan: Belajar Modernisasi Data Center
Suatu waktu, NetApp menerima kunjungan dari salah satu pelanggan besar mereka di Oregon. Tujuan kunjungan ini adalah untuk:
-
Belajar bagaimana membangun data center modern
-
Memahami cara meningkatkan efisiensi dan skalabilitas
-
Menyiapkan infrastruktur untuk kebutuhan AI di masa depan
Setelah melihat langsung, tim pelanggan mendapatkan banyak insight penting, terutama tentang:
-
Ketahanan sistem (resiliency)
-
Distribusi listrik
-
Persiapan untuk workload AI
Data Center yang Dirancang untuk Fleksibilitas
Data center Hillsboro tidak hanya dibangun untuk kebutuhan saat itu, tetapi juga untuk masa depan.
Alih-alih menggunakan model tradisional (bangun, miliki, dan operasikan sendiri), NetApp memilih pendekatan built-to-suit colocation, yaitu:
-
Menyewa fasilitas yang dirancang khusus sesuai kebutuhan
-
Lebih fleksibel dalam jangka panjang
-
Lebih mudah beradaptasi dengan perubahan teknologi
Contohnya:
Dulu NetApp mengelola email sendiri menggunakan Microsoft Exchange. Namun setelah beralih ke Office 365, kebutuhan infrastruktur berkurang drastis.
Karena desain yang fleksibel, mereka bisa:
-
Mengurangi kapasitas yang tidak dibutuhkan
-
Menghemat biaya operasional
Dibangun Cepat Tanpa Mengorbankan Kualitas
Salah satu hal paling menarik dari data center ini adalah waktu pembangunannya.
-
Mulai dibangun: November 2011
-
Mulai digunakan: Agustus 2012
Artinya hanya butuh 9 bulan untuk membangun data center kelas enterprise (Tier 3+).
Sebagai perbandingan, biasanya:
-
Data center besar membutuhkan 18 bulan atau lebih
Kecepatan ini bisa dicapai berkat teknologi konstruksi modern dari Digital Realty, seperti:
-
Panel beton precast (lebih cepat dipasang)
-
Sistem listrik modular yang dirakit sebelumnya
Fokus Utama: Ketahanan (Resiliency)
Selain cepat, data center ini juga dirancang sangat andal.
Beberapa fitur utamanya:
-
Jalur listrik ganda (A dan B)
-
UPS terpisah untuk setiap jalur
-
Generator cadangan
-
Dua sumber listrik utama
Desain ini disebut 2N, artinya:
👉 Jika satu sistem gagal, sistem lain tetap berjalan
Ini sangat penting untuk aplikasi kritis yang tidak boleh downtime.
Evolusi Infrastruktur IT
Seiring waktu, kebutuhan IT NetApp juga berubah.
Dulu:
-
Banyak aplikasi berjalan di data center (on-premises)
Sekarang:
-
Banyak aplikasi dipindahkan ke cloud
-
Contohnya sistem seperti SAP dan ServiceNow
Namun, tidak semua sistem dipindahkan. Beberapa aplikasi penting seperti Active IQ tetap dijalankan di data center karena membutuhkan:
-
Ketersediaan tinggi
-
Performa stabil
Untuk keamanan tambahan, NetApp juga membuat sistem disaster recovery di lokasi lain.
Menjawab Tantangan Masa Depan: AI dan Pendinginan
Industri data center kini menghadapi tantangan baru:
-
Perangkat semakin padat
-
Konsumsi daya meningkat
-
Workload AI sangat berat
Solusi tradisional seperti pendinginan udara mulai tidak cukup.
NetApp mulai mempertimbangkan teknologi baru seperti:
-
Liquid cooling (pendingin cair)
-
Pendinginan langsung ke CPU dan GPU
Keunggulannya:
-
Lebih efisien
-
Lebih mampu menangani panas dari sistem AI
Karena:
👉 Workload AI bisa membutuhkan listrik hingga 5 kali lebih besar dibanding sistem biasa
Apakah Data Center Masih Relevan di Era Cloud?
Banyak yang bertanya:
“Apakah data center masih diperlukan sekarang?”
Jawabannya: tergantung kebutuhan.
Cocok di Cloud:
-
Sistem yang stabil dan mudah diprediksi
-
Aplikasi umum perusahaan
Cocok On-Premises:
-
Pengembangan produk
-
Kebutuhan performa tinggi
-
Kontrol penuh terhadap data
-
Biaya jangka panjang lebih efisien
NetApp sendiri menggunakan pendekatan hybrid:
-
Menggunakan cloud seperti AWS dan Azure
-
Tetap mempertahankan data center untuk kebutuhan tertentu
Pelajaran Penting dari Hillsboro
Dari pengalaman ini, ada beberapa hal yang bisa dipelajari:
1. Fleksibilitas Itu Penting
Desain harus bisa mengikuti perubahan teknologi.
2. Kecepatan Bisa Dicapai
Dengan metode yang tepat, pembangunan bisa lebih cepat tanpa mengurangi kualitas.
3. Ketahanan adalah Prioritas
Sistem harus tetap berjalan meskipun terjadi gangguan.
4. Siap untuk Masa Depan
Perlu mempertimbangkan teknologi baru seperti AI dan liquid cooling sejak awal.
Kesimpulan
Data center NetApp di Hillsboro bukan sekadar fasilitas IT biasa.
Ia adalah:
-
Platform fleksibel
-
Dibangun dengan cepat
-
Dirancang untuk masa depan
Di era cloud dan AI, data center tetap memiliki peran penting—terutama jika dirancang dengan strategi yang tepat.
Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan netapp indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.
Hubungi kami sekarang atau kunjungi netapp.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
