Membawa AI Perusahaan dari Uji Coba ke Produksi dengan Percaya Diri

Saya dengan senang hati memperkenalkan NetApp® AI Data Engine (AIDE), layanan data AI end-to-end terbaru dari NetApp yang terintegrasi langsung dengan NetApp ONTAP®. AIDE dirancang untuk membuat AI menjadi lebih mudah, lebih terjangkau, dan lebih aman—mulai dari menemukan dan menyiapkan data, hingga menyajikannya ke aplikasi GenAI.

Peluncuran ini datang di waktu yang sangat penting. Faktanya, banyak inisiatif AI di perusahaan gagal melangkah dari tahap uji coba (proof of concept) ke tahap produksi, bukan karena teknologinya, tetapi karena data yang tidak siap untuk AI. AIDE, yang akan tersedia dalam beberapa bulan ke depan, hadir untuk menjawab tantangan besar ini.


Masalah yang Terjadi di Banyak Perusahaan

Ada satu cerita yang sering saya dengar. Seorang data scientist di perusahaan jasa keuangan kelas dunia berhasil membangun tiga model AI yang berpotensi besar meningkatkan layanan pelanggan. Namun, ketiga model tersebut terhenti di tahap pengembangan. Alasannya sederhana tapi serius: tim kesulitan mendapatkan akses data yang konsisten, dan ketika data akhirnya tersedia, tim kepatuhan tidak memberikan persetujuan.

Masalah seperti ini bukan kasus langka. Bahkan, para analis memprediksi bahwa hingga tahun 2026, 60% proyek AI akan ditinggalkan karena tidak didukung data yang siap AI. Setelah berdiskusi dengan ratusan pelanggan dari berbagai industri, satu pola menjadi jelas: yang menjadi penghambat bukanlah model AI, tetapi data yang digunakan oleh AI tersebut.


Hambatan Tersembunyi dalam Implementasi AI

Antusiasme terhadap AI sangat besar, baik di level manajemen maupun tim teknis. Namun, di antara tahap uji coba dan produksi, terdapat banyak tantangan data yang sering baru disadari setelah terlambat.

1. Mencari data seperti berburu harta karun
Data engineer menghabiskan terlalu banyak waktu hanya untuk menemukan, mengakses, dan merapikan data yang dibutuhkan data scientist. Data tersebar di sistem on-premises, berbagai cloud, dan unit bisnis berbeda. Saat data akhirnya ditemukan, kebutuhan bisnis sering kali sudah berubah.

2. Terlalu banyak alat, terlalu rumit
Perusahaan menggunakan banyak tools dan platform yang sulit disatukan. Akibatnya, tim lebih sibuk mengurus integrasi sistem daripada mengembangkan AI itu sendiri.

3. Persiapan data menciptakan banyak salinan
Untuk membuat data siap AI, biasanya dibuat setidaknya 7 salinan data: data mentah, data bersih, data hasil transformasi, data vektor, dan berbagai versi untuk model yang berbeda. Setiap salinan menambah beban penyimpanan, sinkronisasi, dan pengawasan.

4. Keamanan dan kepatuhan jadi penghambat
Tanpa kejelasan asal-usul data (data lineage) dan tata kelola yang kuat, tim keamanan dan kepatuhan tidak berani memberikan lampu hijau. Risiko pelanggaran regulasi seperti GDPR atau HIPAA terlalu besar.

5. Data vektor membuat biaya membengkak
Saat data masuk tahap vektorisasi untuk GenAI, kebutuhan penyimpanan bisa meningkat 10 hingga 20 kali lipat, menyebabkan masalah biaya dan performa.

Hasil akhirnya? Proyek AI yang tampak menjanjikan di laboratorium gagal masuk ke tahap produksi.


Membangun Ulang Infrastruktur AI dari Dasarnya

Masalah utamanya bukan AI yang terlalu rumit, tetapi infrastruktur data lama yang dipaksa menangani beban kerja AI modern. AI perusahaan membutuhkan infrastruktur data yang memang dirancang khusus sejak awal.

Inilah alasan NetApp mengembangkan AI Data Engine (AIDE). AIDE menyederhanakan pengelolaan data AI dengan menyediakan satu solusi terpadu, tanpa perlu menggabungkan banyak tools berbeda. AIDE dirancang khusus untuk kebutuhan GenAI, RAG (retrieval-augmented generation), agentic AI, dan AI factory.


Apa Itu NetApp AI Data Engine?

AIDE dimulai dengan penemuan data global, yang memberikan tampilan terstruktur dan mudah dicari dari seluruh data NetApp, di mana pun data berada. Data scientist bisa langsung melihat dataset yang tersedia lengkap dengan metadata dan pencarian berbasis makna (semantic search).

AIDE juga menggunakan sinkronisasi otomatis, sehingga hanya ada satu sumber data utama yang selalu terbaru. Tidak perlu lagi mengelola banyak salinan data.

Dalam hal tata kelola, AIDE menanamkan aturan keamanan langsung ke dalam alur kerja AI. Data tetap membawa izin akses dan kontrol keamanan ke mana pun data digunakan. Tim kepatuhan mendapatkan visibilitas penuh tanpa memperlambat proyek.

Untuk masalah data vektor, AIDE memberikan solusi nyata. Dengan transformasi otomatis berbasis NVIDIA NIMs, serta teknologi kompresi dan deduplikasi NetApp, perusahaan bisa mengurangi kebutuhan penyimpanan data vektor hingga 10 kali lebih kecil. Ini membuat AI skala besar menjadi jauh lebih hemat biaya. Data scientist juga mendapatkan endpoint RAG yang aman dan siap pakai.


Dibangun dengan Ekosistem yang Kuat

NetApp menyadari bahwa AI perusahaan tidak bisa dibangun oleh satu vendor saja. Karena itu, AIDE terintegrasi secara native dengan platform AI utama seperti Amazon Bedrock, Google Vertex AI, dan Azure AI, serta berbagai tools MLOps populer.

AIDE juga bekerja dengan banyak mitra seperti Domino Data Lab, LangChain, Starburst, Informatica, dan lainnya. Integrasi ini membantu perusahaan memanfaatkan tools yang sudah mereka kenal, sambil mendapatkan fondasi infrastruktur data yang siap untuk skala besar.


Jalan ke Depan

Perusahaan yang berhasil menerapkan AI bukan selalu yang punya algoritma tercanggih, tetapi yang lebih dulu menyelesaikan masalah infrastruktur data.

AIDE membantu:

  • Admin storage fokus pada kebutuhan AI modern

  • Data engineer terbebas dari kerumitan pemindahan data

  • Data scientist fokus pada model dan insight

  • Manajemen yakin investasi AI benar-benar menghasilkan nilai bisnis

Revolusi AI itu nyata, dan fondasinya adalah infrastruktur data yang tepat. Perusahaan yang memahami hal ini tidak hanya akan berhasil menerapkan AI—mereka akan memimpin transformasi industri ke depan.

Pelajari lebih lanjut tentang NetApp AI Data Engine.

Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan netapp indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.
Hubungi kami sekarang atau kunjungi netapp.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!