Bagaimana Partner NetApp Bisa Mendorong Bisnis di Industri yang Sedang Bertransformasi
Di pasar teknologi yang bergerak sangat cepat seperti AI, otomotif, dan elektronik konsumen, mempercepat alur kerja Electronic Design Automation (EDA) menjadi sangat penting bagi perusahaan. Tim desain chip harus terus meningkatkan proses kerja mereka agar bisa mengikuti kompleksitas teknologi terbaru, seperti pembuatan chip 3 nanometer (3nm) dan bahkan 2nm. Tantangan ini membuat para insinyur, tools EDA, dan infrastruktur TI bekerja pada batas maksimalnya.
Seiring ukuran desain digital semakin besar dan teknologi semakin rumit, kebutuhan infrastruktur TI meningkat drastis. Industri sudah melihat pertumbuhan 4–6 kali lipat jumlah CPU core dan 4 kali lipat kebutuhan storage ketika pindah dari 5nm ke 3nm. Menurut tim desain terkemuka, teknologi 2nm akan membutuhkan peningkatan 4 kali lipat lagi. Sebagai contoh:
-
Desain 5nm membutuhkan 10.000 core dan 0,25 PB data
-
Desain 3nm membutuhkan 40.000 core dan 1 PB data
-
Desain 2nm diperkirakan butuh 120.000 core dan 4 PB data
Pertumbuhan besar ini membuat pusat data kewalahan karena keterbatasan daya dan ruang rack. Jika ditambah kebutuhan GPU untuk mendukung alur kerja AI—terutama agentic AI—data center semakin mendekati batas fisiknya. AI jenis ini dibutuhkan untuk mengisi kekurangan tenaga insinyur di industri semikonduktor.
Semua tantangan tersebut membuat biaya pengembangan chip, atau Nonrecurring Engineering (NRE), melonjak. NRE mencakup biaya tenaga kerja (70%), lisensi EDA dan IP (20%), serta infrastruktur TI (10%). Untuk mencapai keuntungan, proyek biasanya butuh pengembalian 10 kali lipat dari biaya NRE. Karena itu, mengurangi NRE menjadi sangat penting.
Solusi: Cloud atau Hybrid Cloud
Cloud—baik AWS, Azure, maupun Google Cloud—memberikan akses cepat ke kapasitas komputasi yang elastis. Beban kerja EDA biasanya naik-turun, sehingga kemampuan untuk menambah atau mengurangi kapasitas dengan cepat sangat membantu. Di sisi lain, sumber daya komputasi on-premises sifatnya tetap, sehingga ada saat-saat beban kerja terlalu tinggi atau terlalu rendah yang berdampak pada produktivitas insinyur.
Cloud memberikan lebih banyak pilihan CPU dari berbagai vendor dan biasanya menyediakan prosesor terbaru lebih cepat daripada pusat data perusahaan biasa. Selain itu, cloud juga siap mendukung alur kerja AI berbasis GPU yang semakin penting di dunia EDA, terutama ketika tool AI baru dari Synopsys dan Cadence mulai digunakan.
Banyak perusahaan memindahkan beban kerja High Performance Computing (HPC) mereka ke cloud untuk meningkatkan performa, mengurangi kompleksitas on-premise, dan mengatur biaya dengan lebih fleksibel.
Peran Agentic AI di Industri Semikonduktor
Data konferensi DAC 2025 menunjukkan bahwa agentic AI akan menjadi kunci dalam mengatasi kompleksitas desain chip dan kekurangan tenaga ahli. Pelanggan membutuhkan solusi hybrid cloud yang kuat untuk siap menghadapi tuntutan AI jenis ini.
Produk Cloud NetApp: Self-Managed & Fully Managed
Selama hampir 30 tahun, industri semikonduktor mengandalkan NetApp untuk menyediakan manajemen data yang cepat, aman, dan efisien. NetApp ONTAP juga tersedia sebagai layanan cloud native melalui:
-
Amazon FSx for NetApp ONTAP
-
Azure NetApp Files
-
Google Cloud NetApp Volumes
Untuk versi self-managed, tersedia NetApp Cloud Volumes ONTAP.
ONTAP di cloud memberikan performa, keamanan, konektivitas, dan skalabilitas yang sama seperti di data center on-premises.
Dari sisi engineer, mereka membutuhkan sistem penyimpanan yang cepat, andal, konsisten, dan mudah digunakan. Data harus tersedia kapan pun dan di mana pun dibutuhkan. Dari sisi tim IT, penyimpanan harus aman, terlindungi, mudah dikelola, dan tetap memberikan performa stabil meskipun datanya mencapai ratusan petabyte.
Mengapa NetApp untuk Cloud dan Hybrid Cloud
1. Hybrid Cloud Siap Pakai
NetApp ONTAP dan FlexCache memungkinkan data bergerak mulus antara on-premise dan cloud. Engineer bisa mengakses data secara instan di lokasi mana pun tanpa perlu menyalin data secara manual. Ini disebut single namespace—data selalu tersedia dan aman di mana saja.
2. Skalabilitas dan Keandalan
NetApp menyediakan skalabilitas besar hingga petabyte tanpa perlu banyak mount point, sehingga mengurangi kompleksitas.
3. Performa Tinggi dan Latensi Rendah
NetApp memberikan akses data sangat cepat dengan latensi sub-millisecond, ideal untuk beban kerja HPC dan analitik.
4. Siap untuk Agentic AI
Dengan mobilitas data kelas dunia, NetApp siap mendukung desain chip berbasis AI.
5. Perlindungan dan Keamanan Kuat
Snapshot berbasis pointer memungkinkan pemulihan cepat. Fitur keamanan lengkap melindungi data sensitif dari serangan siber.
6. Integrasi Mudah dengan AWS, Azure, dan Google Cloud
NetApp bekerja mulus dengan tiga hyperscaler terbesar.
7. Efisiensi Biaya
Fitur seperti tiering, snapshot hemat ruang, dan reserved capacity membantu menekan biaya.
8. Jangkauan Global
NetApp tersedia di 118 region di lebih dari 30 negara, memastikan data selalu dapat diakses.
Kesimpulan
NetApp menyediakan infrastruktur data cerdas yang mendukung seluruh alur kerja EDA, baik di cloud maupun hybrid cloud. Dengan performa tinggi, skalabilitas besar, keamanan kuat, dan integrasi yang mulus, NetApp membantu perusahaan semikonduktor meningkatkan produktivitas, menekan biaya, dan berinovasi lebih cepat.
Memilih NetApp berarti memilih partner yang berpengalaman, inovatif, dan selalu mendukung kebutuhan data modern.
Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan netapp indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.
Hubungi kami sekarang atau kunjungi netapp.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
