Menyederhanakan IT melalui storage terpadu dengan ONTAP

Mengelola infrastruktur TI perusahaan dalam skala besar adalah upaya menyeimbangkan antara berbagai kebutuhan, penyederhanaan sistem, ketahanan menyeluruh, dan arsitektur yang sederhana — semuanya penting untuk memastikan operasional berjalan efisien dalam skala besar.

Sejak saya bergabung beberapa tahun lalu, fokus utama saya adalah manajemen sistem dalam skala besar dan pendekatan “single-pane-of-glass” (semua dipantau dari satu tempat). Sistem ini memberikan:

  • Manajemen terpusat

  • Pelaksanaan perubahan

  • Visibilitas status sistem

  • Pemantauan dan pelaporan

Menurut saya, ini satu-satunya cara untuk mengelola infrastruktur berskala besar secara efisien, aman, dan mudah diaudit — yang sangat penting di lingkungan yang sangat diatur seperti sekarang.

Salah satu fokus utama kami tentu saja adalah storage. Kami menangani data dalam jumlah besar (> 100PB) dengan infrastruktur yang beragam — tersebar di beberapa data center lokal dan juga beberapa cloud besar seperti AWS, Azure, dan GCP. Kami juga menggunakan berbagai jenis storage (block, file, object), protokol transfer data (S3, FCP, NFS, iSCSI, CIFS, dll.), platform storage (SAN, NAS, Unified, S3-compatible, EBS, dll.), kebutuhan performa yang beragam, aturan lokasi penyimpanan data yang kompleks, dan strategi ketahanan data (HA lokal + backup, antar zona ketersediaan, antar region), dan lain-lain — bisa dibilang ini adalah “benang kusut klasik” dunia IT.

Saya dan tim (yang luar biasa) akhirnya menyederhanakan semua ini dengan memilih teknologi yang mendukung efisiensi, keamanan, dan skalabilitas. Pendekatan universal untuk manajemen storage sangat membantu mengurangi kerumitan sekaligus memastikan kepatuhan dan ketahanan, serta memenuhi kebutuhan bisnis yang bergerak cepat.

Kenapa strategi storage terpadu itu penting

Saya harus jujur: sebelum bergabung dengan NetApp, pemahaman saya soal portofolio NetApp mungkin sama dengan banyak profesional IT lainnya. Saya tahu NetApp adalah perusahaan hebat dalam urusan penyimpanan file — dan selama puluhan tahun saya pernah menjadi pelanggan mereka. Tapi setelah bergabung dan merasakan sendiri kemampuan ONTAP, pandangan saya berubah total. Ternyata bukan cuma soal storage — ini soal penyatuan sistem.

ONTAP bukan hanya menyederhanakan manajemen, tapi juga meningkatkan keamanan dan memungkinkan kontrol pusat terhadap seluruh portofolio storage — baik di data center maupun di cloud. Dengan ONTAP, kita bisa kelola data secara mulus di lingkungan hybrid dan multi-cloud, mengurangi beban administrasi, dan menyederhanakan operasional.

Saya pernah mengalami sendiri bagaimana rumitnya mengelola storage yang terpisah-pisah — solusi berbeda untuk block, file, dan object storage, tersebar di on-prem dan berbagai cloud. Ini menciptakan ketidakefisienan, biaya tambahan, dan menyulitkan pengelolaan keamanan.

Dengan ONTAP, organisasi TI bisa mendapatkan:

  • Platform tunggal dan dapat diskalakan untuk mengelola semua jenis storage di semua lingkungan

  • Integrasi lancar dengan cloud seperti AWS, Azure, dan GCP

  • Perlindungan data yang konsisten di semua lingkungan

  • Penyederhanaan pengelolaan dibandingkan kompleksitas yang sering jadi masalah

Menyederhanakan kompleksitas IT

Infrastruktur IT memang kompleks. Tujuannya bukan menghapus kompleksitas itu, tapi membuatnya lebih mudah dikelola. Strategi pengelolaan infrastruktur yang dapat diskalakan harus fokus pada penyatuan (unification), bukan pola yang terpisah-pisah. Solusi seperti ONTAP memungkinkan konsolidasi, visibilitas yang lebih baik, dan otomatisasi — sedangkan manajemen terpisah justru menambah risiko tersembunyi.

Dengan ONTAP, engineer dan manajer TI bisa memantau dan mengelola beban kerja storage di AWS, Azure, GCP, dan sistem on-prem dari satu dashboard. Ini bukan sekadar kemudahan, tapi kebutuhan — terutama untuk:

  • Memantau dan mengelola perpindahan data antar platform secara mulus

  • Memastikan keamanan dan kepatuhan dengan perlindungan bawaan

  • Menyederhanakan pemulihan dari bencana dan ketahanan terhadap ransomware

Ketahanan terhadap ransomware: Prioritas utama

Ransomware bukan lagi soal jika, tapi kapan. Banyak organisasi baru sadar rentannya sistem mereka saat audit — atau lebih buruk lagi, setelah terkena serangan. Bahkan perusahaan yang sadar keamanan sekalipun bisa memiliki celah, karena banyaknya kombinasi jenis storage, lokasi, dan arsitektur yang digunakan.

Proteksi ransomware dari NetApp membantu mengurangi risiko ini secara menyeluruh di berbagai jenis storage — baik di cloud maupun on-prem — dan bisa dikelola dari satu tempat, dengan fitur seperti:

  • Autonomous Ransomware Protection (berbasis AI)

  • Snapshot yang tidak bisa diubah (tamperproof) untuk pemulihan cepat

  • Multi-admin verification (MAV) — semacam “dua kunci peluncuran” untuk mencegah perubahan tanpa izin

  • Data Infrastructure Insights dan Storage Workload Security — memberikan lapisan keamanan tambahan

Setiap teknologi ini punya peran masing-masing dalam melindungi data dari ransomware. Dan semuanya bisa diterapkan baik untuk beban kerja di cloud maupun lokal.

Saran dari saya: fokuslah pada fitur immutability (tidak bisa diubah) dalam strategi backup Anda. Terlalu sering saya mendengar cerita tentang backup yang ternyata tidak benar-benar immutable.

Pertahanan data berlapis bukan hanya soal kepatuhan — ini soal kelangsungan bisnis.

Intisari untuk pemimpin IT

  • Penyatuan dan manajemen terpusat adalah kunci kesederhanaan: Mengelola storage on-prem dan cloud dengan ONTAP mengurangi kerumitan, meningkatkan efisiensi, dan memperkuat keamanan — semuanya dari satu dashboard.

  • Control plane storage universal menyederhanakan pengelolaan multi-cloud dan keamanan.

  • Ketahanan terhadap ransomware harus proaktif: Jangan tunggu serangan datang — mulai sekarang, pastikan strategi keamanan data Anda menyeluruh.

  • Otomatisasi adalah masa depan: Kemampuan infrastruktur sebagai kode (IaC) akan menjadi keahlian penting, jadi menyederhanakan dan merasionalisasi teknologi adalah langkah wajib.

Lingkungan TI akan terus menjadi semakin kompleks. Kuncinya bukan menambah alat baru, tapi memilih alat yang tepat. Strategi storage yang terpadu dan sederhana akan membantu tim TI bertumbuh, aman, dan siap menghadapi masa depan.

Dengan merangkul kesederhanaan dan penyatuan, para pemimpin TI bisa mengubah infrastruktur mereka menjadi lebih kuat, efisien, gesit, dan siap menghadapi tantangan yang akan datang.

Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan netapp indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman.
Hubungi kami sekarang atau kunjungi netapp.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!