AI bukan lagi sekadar istilah populer atau visi masa depan. AI sudah hadir sekarang dan benar-benar mengubah cara kita berbisnis. Setiap hari, semakin banyak organisasi memanfaatkan AI, mulai dari analitik prediktif, model generatif, hingga agentic AI yang mampu mengambil keputusan secara otomatis. Namun, seiring berkembangnya kemampuan AI, tantangan yang dihadapi perusahaan juga semakin kompleks. Mengintegrasikan solusi AI, mengelola data, meningkatkan skala sistem, serta memastikan keamanan dan tata kelola bukanlah hal yang mudah. Karena itulah NetApp mengambil pendekatan berbasis kolaborasi dan kemitraan untuk membantu pelanggan sukses di era AI ini. Data adalah Jantung dari AI Selama bertahun-tahun di NetApp, satu hal yang selalu jelas adalah: data merupakan fondasi utama AI. Tanpa data yang kuat, aman, dan mudah dikelola, bahkan model AI tercanggih sekalipun tidak akan memberikan hasil yang optimal. Untuk menjawab kebutuhan ini, NetApp membangun generasi baru sistem penyimpanan berbasis arsitektur terdistribusi (disaggregated architecture). Arsitektur ini mampu memberikan performa tinggi dan skalabilitas yang dibutuhkan oleh beban kerja AI modern. Salah satu inovasi terbarunya adalah NetApp® AFX, solusi penyimpanan canggih yang memperkuat portofolio NetApp. Namun, infrastruktur hanyalah langkah awal. NetApp juga menghadirkan NetApp AI Data Engine, sebuah solusi yang dirancang untuk menyederhanakan dan mempercepat seluruh siklus hidup data AI. Fitur utama NetApp AI Data Engine meliputi: Mesin metadata cerdas untuk menemukan data dengan cepat Guardrails otomatis untuk menjaga data tetap aman dan patuh terhadap regulasi Mesin kebijakan dinamis untuk sinkronisasi data secara real-time Layanan pencarian data yang mudah diintegrasikan dengan Large Language Model (LLM) Tujuannya bukan hanya membuat proses lebih cepat, tetapi juga menjadikan AI lebih mudah digunakan, dikelola, dan diamankan oleh semua organisasi. Kemitraan: Kunci Keberhasilan AI Fakta pentingnya adalah: tidak ada satu perusahaan pun yang bisa membangun solusi AI hebat sendirian. Inovasi terbaik lahir dari kolaborasi para ahli dengan keunggulan masing-masing. Seiring AI terus berkembang, memiliki teknologi terbaik saja tidak cukup. Semua komponen harus bisa bekerja bersama secara mulus, mulai dari pengolahan data hingga inferensi AI. Di sinilah peran ekosistem mitra NetApp menjadi sangat penting. Dengan platform yang terbuka dan dapat dikembangkan, NetApp memberikan fleksibilitas penuh kepada pelanggan. Organisasi tidak terjebak pada satu sistem tertutup, sehingga bisa bergerak lebih cepat, berinovasi tanpa batas, dan memaksimalkan nilai data mereka. Karena alasan inilah NetApp berinvestasi besar dalam ekosistem mitra AI (ISV), bekerja sama dengan pemimpin industri seperti NVIDIA, Domino Data Lab, Dremio, Informatica, LangChain, Microsoft, Union, dan Starburst. Ekosistem Mitra AI NetApp: Siap, Latih, dan Terapkan Bersama para mitra, NetApp menghadirkan integrasi yang mulus dengan NetApp ONTAP® dan AI Data Engine, sehingga data engineer dan data scientist dapat: Membuat salinan data yang efisien dalam hitungan detik Menelusuri dan memahami metadata dengan mudah Mengelola dataset berbasis vektor tanpa mengubah alur kerja yang sudah ada Kolaborasi ini telah memberikan dampak nyata bagi banyak organisasi. Menurut Brett Roscoe, SVP dan GM Data Governance and Cloud Ops: “Kemitraan kami dengan NetApp menghadirkan visibilitas terpadu, akses tepercaya, dan tata kelola menyeluruh untuk data terstruktur maupun tidak terstruktur. Integrasi Informatica dengan penyimpanan aman NetApp memungkinkan pelanggan menemukan, melindungi, dan memanfaatkan data berkualitas tinggi yang siap untuk AI.” Sementara itu, Nick Elprin, Co-founder dan CEO Domino Data Lab, menyatakan: “Tim AI bergerak lebih cepat ketika mereka memiliki akses ke data yang tepat, di tempat yang tepat, dengan kontrol yang tepat. Integrasi kami dengan NetApp memberikan fondasi tepercaya untuk mengembangkan AI dengan cepat dan aman.” Fondasi AI di Mana Saja Data Anda Berada Visi NetApp sangat jelas: menciptakan fondasi data yang aman dan cerdas untuk inovasi AI, di mana pun data berada—baik di on-premises, cloud, maupun lingkungan hybrid. Dengan NetApp AFX, AI Data Engine, dan ekosistem mitra yang terus berkembang, perusahaan dapat membangun dan menjalankan aplikasi AI tanpa dibatasi oleh lokasi data. Haytham Abuelfutuh, CTO Union.ai, mengatakan: “Kemitraan Union.ai dan NetApp memungkinkan pemanfaatan data secara aman untuk AI. Data sensitif tetap aman di on-premises, sementara komputasi cloud yang fleksibel digunakan untuk beban kerja AI hybrid.” NetApp memahami bahwa setiap organisasi memiliki kebutuhan berbeda. Oleh karena itu, fleksibilitas dan pilihan menjadi fokus utama. Dengan dukungan mitra seperti NVIDIA, Microsoft, dan LangChain, pelanggan bebas menggunakan tools yang mereka percayai—dengan dukungan manajemen data kelas dunia dari NetApp. Masa Depan AI: Dibangun Bersama Masa depan AI akan dibangun oleh komunitas dan kemitraan. NetApp berkomitmen menciptakan ekosistem AI yang terintegrasi dan kuat, agar pelanggan dapat berinovasi lebih cepat, meningkatkan efisiensi operasional, dan tetap unggul di tengah persaingan. Jika Anda siap membawa perjalanan AI ke level berikutnya, inilah saatnya berinovasi bersama ekosistem mitra AI NetApp. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan netapp indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi netapp.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
Month: January 2026
Mengapa Tata Kelola AI Harus Dimulai dari Lapisan Penyimpanan—Sebelum Terlambat
Gartner memprediksi bahwa hingga tahun 2026, sekitar 60% proyek AI akan ditinggalkan karena tidak didukung oleh data yang siap untuk AI. Salah satu penyebab terbesar—dan sebenarnya bisa dicegah—adalah data yang tidak dikelola dengan baik (ungoverned data). Banyak perusahaan berlomba-lomba menerapkan AI, namun mereka menemukan kenyataan pahit: tata kelola (governance) tidak bisa ditambahkan di akhir proses AI. Ketika data sudah masuk ke alur kerja AI, sering kali sudah terlambat untuk memastikan kepatuhan regulasi, keamanan, dan keterlacakan data. Pendekatan yang paling aman adalah menerapkan tata kelola sejak awal, langsung di lapisan penyimpanan data, sebelum data digunakan oleh sistem AI. Kesenjangan Tata Kelola yang Menggagalkan Proyek AI Alur kerja AI modern memproses data dengan sangat cepat. Data melewati berbagai tahap seperti pencarian, persiapan, penyaringan, pelatihan model, pembuatan vektor, hingga digunakan di aplikasi produksi. Setiap tahap ini meningkatkan risiko kepatuhan dan keamanan. Data pribadi sensitif (PII) bisa ikut tersimpan dalam database vektor. Hak akses data menjadi tidak konsisten di lingkungan hybrid dan multi-cloud. Riwayat asal-usul data (data lineage) sulit dilacak. Jejak audit menghilang. Semua ini membuat tim keamanan dan kepatuhan kesulitan menjawab pertanyaan penting: data apa digunakan, oleh siapa, dan untuk tujuan apa? Masalahnya semakin besar karena alat tata kelola lama tidak dirancang untuk era AI. Alat-alat ini dibuat untuk data terstruktur di lingkungan yang sederhana. Akibatnya, manajemen data dan tata kelola AI sering terpisah, menciptakan silo operasional. Di lingkungan hybrid dan multi-cloud, alat ini juga gagal menemukan semua data dan menerapkan kebijakan secara konsisten. Selain itu, mayoritas data perusahaan saat ini adalah data tidak terstruktur (dokumen, gambar, video, log, email). Data inilah yang menjadi “bahan bakar” AI, tetapi juga paling sulit diatur, diklasifikasikan, dan diamankan. Tata Kelola di Lapisan Penyimpanan Mengubah Segalanya Tata kelola seharusnya menjadi bagian bawaan sejak data pertama kali disimpan, bukan pemeriksaan tambahan di tahap akhir. Jika tidak dilakukan sejak awal, proyek AI berisiko gagal. Dengan menerapkan tata kelola langsung di lapisan penyimpanan, perusahaan mendapatkan tiga keuntungan utama: Audit lengkap sepanjang siklus data Setiap akses, perubahan, dan turunan data dapat dilacak dari sumber awal. Tidak ada data “gelap” atau celah kepatuhan. Kebijakan konsisten di semua lingkungan Baik di on-premises, hybrid cloud, maupun multi-cloud, aturan tata kelola mengikuti data—bukan infrastruktur. Perlindungan sebelum data terekspos Data sensitif sudah diklasifikasikan, dikendalikan aksesnya, dan dilindungi sebelum masuk ke proses AI, sehingga risiko kebocoran dapat dikurangi sejak awal. Pendekatan ini sangat penting untuk memenuhi regulasi seperti GDPR, HIPAA, PCI DSS, dan EU AI Act, yang menuntut transparansi, versi data yang jelas, serta deteksi akses secara real-time. NetApp: Tata Kelola Data AI Terpadu di Tempat Data Anda Berada NetApp mengelola hampir setengah dari data tidak terstruktur di dunia, baik di lingkungan private cloud, public cloud, maupun hybrid. Posisi ini memungkinkan NetApp menghadirkan tata kelola data yang menyeluruh, terpadu, dan cerdas, sesuatu yang sulit dicapai oleh alat yang terpisah-pisah. Pendekatan NetApp menghadirkan tata kelola data AI secara otomatis dan berkelanjutan melalui kemampuan berikut: Katalog dan klasifikasi data menyeluruh Data ditemukan dan diberi label secara otomatis, termasuk data pribadi dan data yang diatur regulasi. Klasifikasi berbasis machine learning membantu memenuhi standar seperti GDPR, HIPAA, PCI DSS, dan EU AI Act. Audit data dari ujung ke ujung Semua aktivitas akses dan penggunaan data tercatat, sehingga siap untuk audit kapan saja. Data lineage dan versioning Riwayat data dapat ditelusuri dari sumber hingga turunan. Perusahaan dapat mengetahui data mana yang digunakan untuk melatih model AI tertentu dan kapan digunakan. Kebijakan cerdas dan guardrails otomatis Aturan diterapkan secara real-time di berbagai lingkungan. Akses berbasis peran dan atribut dikombinasikan dengan deteksi anomali untuk mencegah akses yang tidak sesuai sebelum terjadi. Integritas AI untuk RAG dan LLM Riwayat data dari sumber hingga embedding tetap terlacak, memastikan sistem AI tetap patuh dan aman dari perubahan izin yang tidak terkontrol. Knowledge Graph sebagai fondasi tata kelola Semua hubungan antara data, pengguna, aktivitas, dan kebijakan dipetakan secara dinamis, memungkinkan analisis risiko dan simulasi dampak secara real-time. Data selalu mutakhir Teknologi NetApp ONTAP SnapMirror dan SnapDiff memastikan data AI selalu diperbarui tanpa harus memindahkan data dalam jumlah besar. Langkah ke Depan Tata kelola AI bukan fitur tambahan—ini adalah fondasi utama. Banyak proyek AI gagal bukan karena teknologinya, tetapi karena keputusan yang salah tentang di mana tata kelola diterapkan. Pertanyaannya bukan lagi apakah data AI perlu diatur, melainkan apakah tata kelola diterapkan sejak di lapisan penyimpanan atau baru setelah data digunakan—saat semuanya sudah terlambat. Pendekatan NetApp sederhana: atur dari sumbernya, aman sejak desain, dan siap berkembang dengan percaya diri. Karena di era AI, yang memperlambat bisnis bukan tata kelola—melainkan data yang tidak dikelola dengan baik. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan netapp indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi netapp.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
Secure AI Factory dengan FlexPod AI
Perkembangan Generative AI saat ini telah mengubah cara perusahaan berinovasi. Teknologi ini memungkinkan kemajuan besar dalam pemahaman bahasa alami, pembuatan gambar, hingga pengambilan keputusan otomatis. Namun, ketika model AI skala besar seperti Large Language Model (LLM), diffusion model, dan foundation model mulai digunakan untuk proses bisnis yang sangat penting, perusahaan menghadapi tantangan baru yang tidak ringan. Tantangan tersebut meliputi keamanan sistem, skalabilitas, perlindungan data, dan kompleksitas infrastruktur. Tanpa fondasi yang kuat, penerapan AI justru dapat menimbulkan risiko besar bagi bisnis. Karena itulah Cisco, NetApp, dan NVIDIA bekerja sama menghadirkan Secure AI Factory dengan FlexPod® AI. Solusi ini merupakan platform AI siap pakai untuk perusahaan, yang menggabungkan komputasi, jaringan, penyimpanan, dan keamanan secara terintegrasi. Tujuannya adalah membantu organisasi mempercepat adopsi AI tanpa mengorbankan kepercayaan, keamanan, dan performa. Mengapa Secure AI Factory Sangat Penting? Beban kerja AI sangat berbeda dibandingkan aplikasi tradisional. AI membutuhkan: Daya komputasi khusus, seperti GPU NVIDIA, untuk memproses data dalam jumlah besar secara paralel Keamanan tingkat tinggi untuk melindungi model dari serangan seperti manipulasi model, prompt injection, dan serangan rantai pasok Arsitektur yang mudah dikembangkan, agar kapasitas komputasi, jaringan, dan penyimpanan dapat bertambah tanpa hambatan Perlindungan data, terutama untuk data pelatihan yang bersifat rahasia, data pribadi, dan kekayaan intelektual perusahaan Secure AI Factory dirancang untuk menjawab semua tantangan tersebut dengan menerapkan prinsip Zero Trust, perlindungan beban kerja, dan pengamanan data di setiap lapisan proses AI, mulai dari data hingga aplikasi. Kekuatan Kolaborasi Tiga Pemimpin Industri Secure AI Factory dibangun dari kekuatan tiga perusahaan teknologi global: Cisco menyediakan teknologi jaringan canggih, pendekatan Zero Trust, serta solusi keamanan seperti Cisco AI Defense, Hypershield, dan Hybrid Mesh Firewall. NVIDIA menghadirkan akselerasi AI melalui GPU berperforma tinggi, perangkat lunak NVIDIA AI Enterprise, dan framework yang dioptimalkan untuk LLM dan generative AI. NetApp berperan dalam pengelolaan dan penyimpanan data siap AI, menggunakan sistem NetApp® AFF A-Series, orkestrasi NetApp Trident™, serta perlindungan terhadap ransomware. Kolaborasi ini menghasilkan fondasi AI yang aman, tervalidasi, berkinerja tinggi, dan siap digunakan dalam skala besar. FlexPod AI sebagai Inti Solusi Di jantung Secure AI Factory terdapat FlexPod AI, solusi hasil rekayasa bersama Cisco dan NetApp. FlexPod AI dirancang untuk: Menyederhanakan penerapan AI Menjaga keamanan data perusahaan Mendukung pertumbuhan dan pengembangan AI di masa depan FlexPod AI terdiri dari: Cisco UCS sebagai platform komputasi yang dioptimalkan untuk akselerasi GPU Cisco Nexus untuk jaringan berlatensi sangat rendah dan bandwidth tinggi NetApp AFF all-flash storage untuk alur data AI yang cepat dan stabil GPU NVIDIA dan NVIDIA AI Enterprise untuk pelatihan model, penyempurnaan (fine-tuning), dan inferensi Dengan FlexPod AI, perusahaan mendapatkan platform AI yang siap pakai, mudah dikembangkan, dan mendukung alur kerja AI secara menyeluruh—mulai dari persiapan data, pelatihan model, hingga penerapan di lingkungan produksi. Keamanan Terintegrasi untuk Beban Kerja AI Keamanan menjadi bagian inti dari Secure AI Factory. Perlindungan berlapis yang disediakan meliputi: Keamanan workload AI, menggunakan Cisco Secure AI Defense, Hypershield untuk perlindungan runtime, dan firewall khusus untuk lingkungan Kubernetes Keamanan infrastruktur, melalui Cisco Hybrid Mesh Firewall untuk lingkungan hybrid dan multi-lokasi Keamanan data, dengan pendekatan Zero Trust, penguatan firmware, perlindungan ransomware, deteksi anomali, backup yang tidak dapat diubah (immutable), serta pemulihan data yang cepat Pendekatan berlapis ini memastikan bahwa data sensitif, kekayaan intelektual, dan seluruh pipeline AI tetap aman dari ancaman yang terus berkembang. Mempercepat Adopsi AI yang Tepercaya Secure AI Factory dengan FlexPod AI bukan sekadar infrastruktur, tetapi fondasi transformasi AI perusahaan. Solusi ini membantu organisasi untuk: Menerapkan AI lebih cepat dengan arsitektur yang telah diuji dan divalidasi Mengembangkan beban kerja AI tanpa hambatan performa Melindungi data dan model AI dengan keamanan kelas enterprise Berinovasi dengan aman di lingkungan hybrid, edge, dan cloud Pelajari Lebih Lanjut di NetApp INSIGHT Ini baru langkah awal. Ikuti NetApp INSIGHT®, konferensi untuk mitra dan pelanggan, untuk melihat Secure AI Factory secara langsung, berdiskusi dengan para ahli, dan mengeksplorasi berbagai studi kasus nyata. Untuk informasi teknis yang lebih mendalam, tersedia dokumen solusi Secure AI Factory with FlexPod AI dan halaman resmi FlexPod. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan netapp indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi netapp.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
Cyber Resilience: Prioritas Bisnis yang Sangat Penting bagi Industri Manufaktur
Di era industri yang semakin terhubung secara digital, ketahanan siber (cyber resilience) bukan lagi sekadar urusan tim IT. Bagi perusahaan manufaktur, ini sudah menjadi kebutuhan bisnis yang sangat penting. Kelangsungan produksi, stabilitas rantai pasok, reputasi perusahaan, hingga kepatuhan terhadap regulasi sangat bergantung pada kemampuan perusahaan untuk menghadapi dan pulih dari serangan siber. Hal ini terbukti nyata pada September 2025, ketika sebuah produsen otomotif besar mengalami serangan siber yang sangat parah. Serangan tersebut membuat operasional perusahaan—termasuk lini produksi—berhenti hampir selama satu bulan. Kerugian finansialnya sangat besar, diperkirakan mencapai puluhan juta dolar per hari. Kejadian ini menunjukkan bahwa keamanan siber sangat erat kaitannya dengan keberlangsungan bisnis manufaktur modern. NetApp hadir untuk mengamankan data penting agar operasional manufaktur tetap berjalan dengan baik. Ancaman Siber yang Terus Meningkat Sektor manufaktur kini menjadi target utama serangan ransomware di dunia. Pada tahun 2024, industri ini menyumbang sekitar 22% dari seluruh serangan ransomware secara global. Alasannya cukup jelas: perusahaan manufaktur semakin cepat melakukan digitalisasi, menggabungkan sistem IT dan OT (Operational Technology), serta memperluas penggunaan teknologi digital—namun sering kali keamanan sibernya belum siap mengimbangi. Berdasarkan penelitian terbaru, 80% perusahaan manufaktur memiliki celah keamanan yang kritis. Masalah yang umum terjadi antara lain manajemen patch yang buruk, kredensial (username dan password) yang terbuka, serta sistem enkripsi yang lemah. Celah-celah ini memudahkan penjahat siber untuk masuk ke sistem, menghentikan produksi, dan meminta tebusan yang nilainya bisa mencapai jutaan dolar. Dampak Nyata di Dunia Industri Dampak serangan siber di industri manufaktur sangat serius. Sepanjang tahun 2024, perusahaan manufaktur rata-rata mengalami 1.585 serangan siber per minggu. Dari jumlah tersebut, ransomware menyumbang sekitar 22% dari total insiden. Waktu henti (downtime) akibat serangan ini bisa berlangsung dari beberapa jam hingga beberapa minggu. Akibatnya, banyak perusahaan mengalami kerugian besar karena produksi terhenti dan pengiriman tertunda. Tidak hanya soal uang, kerusakan reputasi juga menjadi masalah besar. Pelanggan, mitra bisnis, dan regulator mengharapkan perusahaan mampu menjaga data dan operasionalnya. Kegagalan dalam hal ini dapat mengurangi kepercayaan dan merusak hubungan bisnis jangka panjang. Kepatuhan terhadap Standar adalah Kewajiban Seiring meningkatnya ancaman siber, tuntutan regulasi dan standar industri juga semakin ketat. Perusahaan manufaktur harus memenuhi berbagai standar keamanan berikut: Industri otomotif: Sertifikasi TISAX untuk memastikan keamanan informasi di seluruh rantai pasok. Manufaktur secara umum: Standar seperti ISA/IEC 62443, ISO/IEC 27001, dan NIST Cybersecurity Framework (CSF) digunakan untuk melindungi sistem industri dan IT perusahaan. Standar-standar ini bukan sekadar formalitas, melainkan syarat penting untuk menjaga kepercayaan pelanggan dan memenuhi persyaratan OEM. Tiga Langkah Menuju Cyber Resilience NetApp menawarkan pendekatan yang terstruktur untuk membantu perusahaan manufaktur membangun ketahanan siber: 1. Menilai Kerentanan Langkah pertama adalah mengidentifikasi risiko pada data, sistem produksi, dan mitra rantai pasok. NetApp menyediakan asesmen kerentanan gratis untuk menemukan celah keamanan dan menentukan prioritas perbaikan. 2. Mengamankan Infrastruktur Penyimpanan Data Lapisan penyimpanan data adalah garis pertahanan terakhir. NetApp membantu perusahaan memenuhi standar seperti TISAX, ISA/IEC 62443, ISO/IEC 27001, dan NIST CSF agar data sensitif tetap aman. 3. Mempersiapkan Pemulihan Cepat Dengan NetApp Ransomware Recovery Guarantee, data Anda dapat dipulihkan dengan cepat—atau Anda akan mendapatkan kompensasi. Hal ini sangat penting untuk mengurangi downtime dan kerugian bisnis. Studi Kasus: Thor Motor Coach Pada Juli 2024, ketika gangguan IT global melumpuhkan banyak organisasi, Thor Motor Coach tetap beroperasi normal. Berkat infrastruktur NetApp yang tangguh, seluruh sistem mereka berhasil dipulihkan sebelum karyawan mulai bekerja. Hasilnya, biaya infrastruktur turun hingga 30% per tahun, dan waktu pemulihan dari potensi serangan berkurang dari hitungan hari menjadi hanya beberapa menit. Bagaimana NetApp Membantu Industri Manufaktur Solusi cyber resilience NetApp dirancang khusus untuk lingkungan industri, dengan keunggulan seperti: Infrastruktur bersertifikasi sesuai standar industri dan OEM Perlindungan proaktif terhadap ransomware Pemulihan cepat untuk meminimalkan downtime Tata kelola data yang memudahkan kepatuhan dan keberlangsungan bisnis Baik Anda mengelola data sensor IoT, sistem manufaktur, maupun ERP, NetApp membantu mengamankan data dari edge hingga cloud. Saatnya Bertindak Jangan menunggu krisis untuk menguji ketahanan bisnis Anda. Hubungi NetApp sekarang untuk: Asesmen kerentanan gratis Perlindungan ransomware NetApp gratis selama 6 bulan Sesi strategi industri yang disesuaikan dengan kebutuhan Anda Catatan: Tidak ada sistem keamanan yang bisa menjamin 100% bebas dari ransomware. Namun, teknologi NetApp memberikan lapisan perlindungan tambahan yang sangat penting untuk menjaga bisnis Anda tetap berjalan. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan netapp indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi netapp.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!